Hal ini disampaikan CEO perseroan Hiramsyah S. Thaib dalam acara pembangunan 1.000 pohon, Bermula dari Sejuta pohon, Bakrieland Goes Green di Lokasi tol Kanci-Pejagan, Selasa (11/8/2009).
Menurutnya Bakrieland Development Tbk melalui Bakrie Toll road, merupakan pemain baru dalam pembangunan infrastruktur tol. Meskipun begitu, perseroan akan tetap berkomitmen memberikan kontribusi dalam pembangunan infrastruktur termasuk pemberdayaan masyarakat.
Dikatakannya dalam setiap pengembangan kawasan, termasuk pembangunan di sektor transportasi akan memberikan multiplier efek yang mengarah pada positif maupun negatif misalnya mengorbankan lahan produksi pertanian, bahkan lahan konservasi.
"Untuk itu kita kembangkan konsep pengembangan lahan, konsep ini Insya Allah bisa disinergikan dengan tata ruang dengan kabupaten," ucapnya.
Dikatakannya pihaknya memiliki program Bakrie Goes Green, dalam konsep pembangunan tol yang akan tetap konsen dalam masalah lingkungan diantaranya dengan menghijaukan areal tol dengan penanaman jutaan pohon.
Ia juga berharap dalam setiap pembangunan tol, masyarakat sekitar tol tidak hanya melihat lalu lalang mobil di tol, tetapi bisa ikut aktif masuk ke dalam dalam pengembangan sentra IKM di setiap daerah yang dilewati pembangunan tol yang dikembangkan Bakrie Toll Road.
"Kita akan bangun sentra-sentra UKM, sepanjang jalan tol yang dikembangkan. Yaitu sebagai sentra pemasaran dan produksi, produk UKM menjadi etalase," katanya.
Dalam mendukung rencana itu, pihaknya sudah memetakan sentra-sentra IKM sepanjang proyek yang dikembangkan Bakrie Toll Road. Produk-produk yang bisa dikembangkan antara lain sentra di Cirebon terkenal dengan produk rotan, batik dan lainnya, Tegal terkenal dengan logam, Brebes dengan UKM telor itik dan lain-lain.
PT Bakrie Toll Road merupakan bagian dari Bakrieland Development TBk. Saat ini PT Bakrie Toll Road sedang menggarap tol Trans Jawa diantaranya Pajagan Pemalang, Batang Semarang, Pasuruan Probolinggo, Ciawi- Sukabumi.
(hen/dnl)











































