Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur PT Bakrie Toll Road Harya Mitra Hidayat disela-sela acara penanaman seribu pohon di lokasi pembangunan tol Kanci-Pejagan, di Cirebon, Selasa (11/8/2009).
"Pada saat membuka, tujuannya untuk mengurai arus mudik, baru satu jalur. Tidak fair kalau, ditarifkan, kelihatannya belum akan ditarifkan tol," katanya.
Saat ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk berkoordinasi dengan departemen perhubungan, pekerjaan umum, dinas terkait dan koordinasi dengan kontraktor jalan agar fasilitas jalan tetap berfungsi baik. "Tujuan kita membantu dalam memfasiltasi masyarakat yang mudik," katanya.
Dikatakannya penerapan gratis ini bertujuan sebagai jalur alternatif mudik 2009, sebelum pihaknya melakukan peresmian pada bulan Oktober nanti. Mengenai kemungkinan akan diperbolehkan sepeda motor masuk tol Kanci-Pejagaan, secara prinsip pihaknya membolehkan namun soal tersebut belum diputuskan karena perlu koordinasi dengan Departemen Perhubungan.
"Batas akhirnya (gratis) sampai H plus nantinya," katanya.
Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyatakan sampai saat ini pengerjaan fisik tol Kanci-Pejagan telah memasuki penyelesaian 76%, dengan pembebasan lahan sudah sampai 100%. Untuk memanfaatkan kondisi tol yang sudah jadi pihak Bakrie Toll Road memberikan keleluasan untuk dijadikan jalan alternatif mudik.
PT Bakrie Toll Road merupakan bagian dari Bakrieland Development TBk. Saat ini PT Bakrie Toll Road sedang menggarap tol Trans Jawa diantaranya Pajagan Pemalang, Batang Semarang, Pasuruan Probolinggo, Ciawi- Sukabumi.
(hen/dnl)











































