RI Gandeng Japan Gasoline Kembangkan CWM

RI Gandeng Japan Gasoline Kembangkan CWM

- detikFinance
Rabu, 12 Agu 2009 10:50 WIB
RI Gandeng Japan Gasoline Kembangkan CWM
Jakarta - Pemerintah akan menggandeng Japan Gasoline Corporation (JGC) Corporation  untuk mengembangkan coal water mixture untuk menggantikan Marine Fuel Oil yang digunakan industri di Indonesia. Proyek ini akan direalisasikan dengan membangun demo plant  di Jambi dengan kapasitas 10.000 ton per tahun dengan nilai investasi US$ 27 juta.
 
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen ESDM, Bukin Daulay menyatakan  pihaknya akan bekerjasama dengan Japan Gasoline Corporation (JGC) Corporation untuk pabrik pengolahan yang direncanakan beroperasi akhir 2011 atau awal 2012 tersebut.

"Kami juga akan bekerjasama dengan Sinar Mas," ujar Bukin di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/8/2009).

Bukin menjelaskan, berdasarkan  hasil survey yang dilakukan, saat ini ada 46 industri yang berpotensi menggantikan minyak bakarnya  dengan Coal Water Mixture/Fuel (CWM/F). Menurut dia, kebutuhan MFO  Indonesia saat ini sebesar 2,45 juta KL per tahun sehingga dibutuhkan dana sebanyak Rp 8,575 trilun untuk membeli MFO tersebut dengan asumsi harga Rp 3,5 juta per KL.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukin menambahkan dibutuhkan 4,9 juta KL CWM/F per tahun untuk menggantikannya. Biaya yang dikeluarkan untuk memproduksinya Rp 7,350 triliun dengan asumsi harga CWF Rp 1,5 juta per KL.

"Sehingga penghematan per tahun menggantikan minyak bakar dengan MFO di 46 industri adalah Rp 1,225 triliun," jelasnya.

Untuk diketahui, CWM/F adalah jenis bahan bakar yang dibuat dari batubara kalori rendah dicampur dengan air dan ditambah zat aditif. Sehingga memiliki daya bakar layaknya Bahan Bakar Minyak (BBM). pemerintah memiliki target dapat mengembangkan industri pengolahan CWM/F sampai 150 juta per tahun.
(epi/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads