Target Investasi Perikanan Diturunkan Rp 6 Triliun

Target Investasi Perikanan Diturunkan Rp 6 Triliun

- detikFinance
Rabu, 12 Agu 2009 11:33 WIB
Target Investasi Perikanan Diturunkan Rp 6 Triliun
Jakarta - Rendahnya realisasi investasi di sektor perikanan tangkap sampai semester I-2009 membuat pemerintah menurunkan target investasi di sektor ini sebesar Rp 6 triliun, dari rencana semula Rp 10 triliun menjadi Rp 4 triliun.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Perikanan Tangkap Dedi H. Sutisno dalam acara Simposium Perikanan di kantor Kadin, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/8/2009).

"Namun kalau ada bantuan dari bank, target Rp 10 triliun bisa tercapai," imbuhnya.

Dedi mengatakan sampai saat ini realisasi investasi di sektor perikanan baru mencapai Rp 3,7 triliun dari target Rp 10 triliun tersebut. Salah satu penyebabnya adalah karena sektor perbankan masih jarang yang melirik sektor tersebut.

Dijelaskan Dedi, produksi perikanan tangkap Indonesia masih sangat rendah, demikian juga dengan seluruh dunia. Total produksi perikanan tangkap untuk dunia baru 28,9% dari total kebutuhan dunia.

Menurut Dedi, Indonesia seharusnya bisa menyumbang lebih banyak lagi bagi kebutuhan ikan di dunia karena Indonesia mempunyai wilayah kelautan yang luas.

"Ada suatu negara yang punya wilayah kelautan lebih kecil tapi bisa produksi lebih besar dibandingkan dengan Indonesia yang wilayahnya lebih besar tapi belum bisa memberikan lebih dari negara tersebut," ujarnya.

Orientasi peningkatan produksi harus terus digalakkan pada sektor perikanan tangkap ini karena besarnya permintaan di dunia.

Permasalahannya adalah pertama perikanan tangkap belum masuk dalam komponen ketahanan pangan di Indonesia, kedua perikanan dan kelautan belum berdiri sebagai sektor sendiri tapi masih di bawah sektor sumber daya alam dalam skema Bappenas. Ketiga pihak perbankan masih belum berminat bersinergi dengan perikanan tangkap.

(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads