Kadin: FTA Bisa Jadikan RI Korban Perdagangan Bebas

Kadin: FTA Bisa Jadikan RI Korban Perdagangan Bebas

- detikFinance
Rabu, 12 Agu 2009 13:39 WIB
Kadin: FTA Bisa Jadikan RI Korban Perdagangan Bebas
Jakarta - Ketua Umum Kadin MS Hidayat mengatakan pelaksanaan perdagangan bebas (Free Trade Area /FTA) yang selama ini sudah disepakati Indonesia dalam beberapa forum hanya akan membawa Indonesia menjadi korban perdagangan bebas alias menjadi pasar empuk.

Hal ini terjadi jika daya saing yang dihasilkan dari efisiensi tidak bisa dicapai oleh industri di dalam negeri, sedangkan negara-negara pesaing telah memiliki level efisiensi jauh lebih tinggi dari Indonesia.

"Saat Menteri Perdagangan melakukan FTA, secara pararel kita harus meningkatkan daya saing, pesaing kita itu lebih tinggi levelnya dari sisi efisiensi," ujar Hidayat di sela-sela acara Hipmi Expo di Jakarta, Rabu (12/8/2009).

Menurutnya, ketidaksiapan industri dalam negeri selama ini bisa terjadi karena masalah infrastruktur yang belum mendukung, sistem perbankan, serta mahalnya bahan baku karena harus impor dan lain-lain.

"Kalau tidak (efisien) pada tahun 2015 nanti, kita sepakat menjadi ASEAN Community , tidak ada tax barrier . Kalau tidak bisa berkompetisi kita hanya bisa menjadi victim atau hanya menjadi pasar saja," ucapnya.

Untuk itu, kata Hidayat, saat ini pihaknya sedang mencoba  meyakinkan pemerintah agar menunda atau jangan mengikuti perjanjian secara langsung dengan berbagai taktik agar bisa tertunda demi menyiapkan industri di dalam negeri untuk menghadapi perdagangan bebas.

"Kalau perlu buat perjanjian adendum, banyak caralah untuk menunda yang tidak bisa diungkapkan," serunya bersemangat.

Jika dilihat faktanya saat ini Indonesia bisa dibilang sudah menjadi korban, dengan ditandai membanjirnya produk China dengan harga murah, terutama pasca diterapkannya perjanjian ASEAN-China Free Trade Agreement beberapa tahun lalu khususnya untuk produk-produk pertanian.
(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads