"Kita sudah ada kontrak baru dengan dua perusahaan di China, dengan volume masing-masing 500 ribu ton dan 200 ribu ton," ujar Presdir Berau Coal, Bob Kamandanu di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/8/2009)
Menurut Bob, pihaknya telah melakukan pengiriman pertama sejak bulan Juli lalu dengan masa kontrak 8 bulan. Namun sayangnya, Bob enggan menyebutkan nama perusahaan dan harga transaksi tersebut.
Bob menjelaskan, untuk tahun ini pihaknya menargetkan dapat menjual 14,2 juta ton batubara dari total produksinya sebesar 15 juta ton.
"Net profit tahun ini kami targetkan akan meningkat menjadi di atas US$ 150 juta dari net profit tahun lalu sekitar US$ 80 juta," ungkapnya.
Bob menambahkan, untuk tahun depan pihaknya berencana akan meningkatkan produksi menjadi 17 juta ton. Namun saat ditanya target penjualan tahun depan, Bob enggan menyebutkan angka. "Kita lihat harga tahun depan," tandasnya.
(epi/dnl)











































