Beli 14% Newmont, Pemda NTB Tetap Ingin Gandeng Bakrie

Beli 14% Newmont, Pemda NTB Tetap Ingin Gandeng Bakrie

- detikFinance
Jumat, 14 Agu 2009 13:28 WIB
Beli 14% Newmont, Pemda NTB Tetap Ingin Gandeng Bakrie
Jakarta - Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan akan kembali menggandeng Multicapital dalam proses pembelian 14% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang sebenarnya menjadi jatah pemerintah pusat. Namun peluang untuk BUMN masuk dalam konsorsium tersebut, tetap terbuka.

"Kita inginnya tetap join dengan Multicapital," ungkap Komisaris PT Daerah Maju Bersaing (DMB) Heriyadi Rahmat saat dihubungi, Jumat (14/8/2009).

PT Daerah Maju Bersaing (DMB) merupakan BUMD yang dibentuk Pemda NTB untuk akuisisi ini 10% saham Newmont jatah Pemda. Sementara Multicapital merupakan anak usaha Bakrie Capital dan Bumi Resources. Multicapital dan PT DMB telah sepakat membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heriyadi, dalam perjanjian awal yang dilakukan antara Pemda NTB dengan Multicapital memang telah disebutkan bahwa kedua belah pihak akan bekerjasama hingga proses divestasi 31 persen saham Newmont
selesai.

"Kalau perjanjian awalnya memang seperti itu,"  ungkap Heriyadi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB.

Meskipun begitu, Heriyadi mengakui, pihaknya tetap membuka peluang untuk BUMN jika ingin masuk dalam join venture yang telah dibuatnya dengan Multicapital. Menurut dia, jika Multicapital BUMN, dan Pemda nanti bergabung, Pemda berharap kepemilikan Pemda dalam konsorsium itu tetap 25 persen atau sama seperti proses divestasi 10 persen yang telah dilakukannya dengan Multicapital.

"Kalaupun BUMN masuk, dalam konsorsium itu kami ingin mendapatkan 25 persen, dan sisanya yang punya uang," ungkapnya.

Heriyadi mengaku, saat ini  Menkeu dan Gubernur masih belum memutuskan bagaimana mekanisme pembelian 14 persen saham tersebut.

"Dalam pertemuan kemarin Menkeu hanya menyampaikan kalau Pemerintah akan membeli 14 persen divestasi saham tersebut," ungkapnya.

Pemerintah pusat mendapatkan jatah divestasi untuk tahun 2008 dan 2009 secara total 14%. Sebelumnya pemerintah dan Newmont sudah menyepakati nilai 100 persen aset NNT sebesar US$ 3,526 miliar. Dengan nilai aset sebesar itu, maka nilai 14 persen saham divestasi untuk  2008 dan 2009 adalah sebesar US$ 493,64 juta.

Sementara Pemda NTB mendapatkan jatah divestasi Newmont tahun 2006 dan 2007 sebesar 10%. Pemda NTB memiliki jatah untuk divestasi 10 persen saham itu ada pada harga US$ 391 juta atau setara dengan Rp 4,1 triliun.



(epi/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads