Kesamaan Sosbud Dasar Kuat Menuju Masyarakat ASEAN 2015

Kesamaan Sosbud Dasar Kuat Menuju Masyarakat ASEAN 2015

- detikFinance
Jumat, 14 Agu 2009 22:09 WIB
Kesamaan Sosbud Dasar Kuat Menuju Masyarakat ASEAN 2015
Jakarta - Secara politik dan ekonomi negara-negara anggota ASEAN ada perbedaan, namun dari sudut sosial budaya justru terdapat kesamaan dan interaksi antar 580 juta penduduk ASEAN, yang merupakan dasar kuat untuk pembentukan Masyarakat ASEAN.

Hal itu dikemukakan pendiri MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya dalam seminar bertajuk Business Opportunities in An Integrated ASEAN di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (13/8/2008).

Menurut Hermawan, dukungan terhadap Masyarakat ASEAN akan semakin kuat dengan semakin intensifnya interaksi antarmasyarakat ASEAN seperti melalui pariwisata, berbagai kegiatan yang skalanya regional, maupun melalui medium internet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini pada gilirannya akan mendukung Masyarakaat Ekonomi dan Politik Keamanan ASEAN. Oleh karena itu pembentukan Masyarakaat Sosial Budaya ASEAN penting sebagai pemersatu Masyarakaat ASEAN," demikian Hermawan, seperti disampaikan Faizal Chery Sidharta dari Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN kepada detikfinance malam ini.

Dikatakan, bahwa pemuda dan mereka yang disebut digital native dapat mendukung kesuksesan pembentukan Masyarakaat ASEAN, karena pembentukan Masyarakaat ASEAN 2015, membutuhkan keterlibatan masyarakat dan bukan hanya pemerintah.

Seminar hasil kerjasama Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN dengan MarkPlus, Inc. dan PT. Advisindo Artistika itu dibuka oleh Dirjen Kerjasama ASEAN Djauhari Oratmangun, dihadiri Duta Besar dan wakil Kantor Perwakilan Tetap Negara-negara ASEAN di Jakarta, serta lebih dari 100 pengusaha dan pimpinan perusahaan Indonesia.

Format seminar ini dinilai merupakan terobosan baru dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai peluang yang ditawarkan dari terbentuknya Masyarakat ASEAN 2015, yang mengingatkan pada Masyarakat Eropa sebagai cikal bakal Uni Eropa.

Tidak seperti seminar pada umumnya, para pengusaha dan pimpinan perusahaan Indonesia berkesempatan mempelajari peluang bisnis dan investasi di negara-negara ASEAN, langsung dari para Wakil Tetap Negara-negara ASEAN. Wakil dari Sekretariat ASEAN juga turut memberikan pemaparan mengenai makna dan peluang integrasi ekonomi ASEAN bagi para pengusaha.

(es/es)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads