"Namun hal itu belum cerminkan performa tahun ini," kata Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Bob Kamandanu, di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (19/8/2009)
Menurut Bob, kemungkinan ekspor hingga akhir tahun akan meningkat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan batubara hingga akhir tahun.
"Menurunnya nilai ekspor itukan karena ada krisis sehingga pada awal tahun kebanyakan mereka menggunakan hak untuk memotong kuota ekpor sebesar 1% dari yang sudah disepakati dalam kontrak ekspor, nanti kalau sudah pick up mereka akan ambil lagi,"
Namun Bob menambahkan, menurunnya volume ekspor tersebut. tidak terjadi di pasar domestik. Jika dibandingkan penjualan batubara di semester I-2008, penjualan batubara di pasar domestik meningkat 5 juta ton pada semester I-2009.
"Sehingga kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kita over ," jelasnya.Β
Bob menyatakan, total penjualan batubara pada semester I-2009, baik untuk domestik maupun ekspor sekitar 130 juta ton.
"Kami berharap pada akhir tahun, total domestik dan ekspor bisa mencapai 260 juta ton," ungkapnya.
(epi/dnl)











































