Menurut Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto, jumlah dividen yang akan ditarik pemerintah dari perbankan tidak terlalu besar sehingga tidak akan mengganggu kebutuhan dana masing-masing BUMN.
"Kalau bisa jangan ditarik (dividen interim), tapi kalau memang ditarik juga enggak apa-apa," katanya ketika dihubungi detikFinance, Kamis (20/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya sempat diminta, tapi enggak jadi karena mau dihitung lagi," ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini pemerintah belum juga memutuskan akan menarik dividen interim dari BUMN mana saja. Sebelumnya, Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pemenuhan target dividen dalam APBN-P 2009 tersebut akan ditarik dari 10 BUMN terbesar. Jumlah dividen interim yang ditargetkan pemerintah mencapai Rp 2 triliun.
(ang/dnl)











































