Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan menyatakan, meskipun pembeli asal Jepang Kansai Electric Power sudah secara resmi mengundurkan diri menjadi pembeli gas Senoro, namun pembeli asal Jepang lainnya, Chubu Electric Power mengajukan peningkatan pembelian.
"Kalau Chubu mereka masih tetap komitmen, bahkan mereka mungkin meminta tambahan. Dia belum bilang berapa tambahannya, tapi kami juga masih menunggu keputusan pemerintah," ujar Karen di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun perjanjian itu akhirnya menjadi terkatung-katung setelah pemerintah dalam rapat di kantor Wapres beberapa waktu lalu memutuskan gas Senoro hanya untuk domestik. Hal itu menyebabkan pembeli Jepang mundur. Namun konsorsium DS LNG tidak menyerah dan bertolak ke Jepang untuk melakukan negosiasi ulang.
Karen menambahkan, pembeli asal jepang lainnya Kansai sudah resmi mundur menjadi pembeli gas yang berasal dari Sulawesi Tengah tersebut. "Mereka sudah resign," ucapnya.
Saat ditanya apakah Konsorsium DS LNG berniat mencari pembeli lain, Karen menyatakan pihaknya saat ini masih mencari pembeli yang berasal dari domestik.
"Ya itu domestik," tandasnya.
(epi/qom)










































