"Kami harapkan sebelum tanggal 5 September, transaksi pembelian 10 persen saham divestasi Newmont sudah dilakukan," ujar Komisaris PT Daerah Maju Bersaing Heriyadi Rahmat saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (23/8/2009).
Menurut Heriyadi, pihaknya telah selesai melakukan due diligence di tambang milik Newmont tersebut pada Sabtu (22/8/2009) kemarin. Hasil due dilligence tersebut akan dianalisis dan kemudian akan disampaikan pada 27 Agustus atau 28 Agustus mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil due dilligence tersebut, Heriyadi menjelaskan pihaknya akan berupaya melakukan penawaran untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari apa yang sudah disepakati sebelumnya.
Seperti diketahui, Pemda melakukan pembelian 10 persen saham Newmont melalui anak usaha yang dibentuknya, PT Daerah Maju Bersaing (DMB). Dalam eksekusinya, PT DMB akan dibantu oleh anak usaha PT Bumi Resource Tbk (BUMI), Multicapital, dimana kedua belah pihak membentuk konsorsium PT Multi Daerah Bersaing untuk membeli saham ini. Pemda NTB sendiri memiliki jatah 10 persen yang merupakan jatah divestasi tahun 2006 dan 2007 senilai US$ 391 juta atau setara dengan Rp 4,1 Triliun.
Sementara itu, sumber detikFinance menyebutkan, Pemda NTB akan menjadi leader dalam konsorsium pembelian 14 persen saham Newmont tahun 2008 dan 2009. Sebelumnya pemerintah dan Newmont telah menyepakati nilai divestasi 14 persen saham Newmont tersebut senilai US$ 493,64 juta.
"Intinya akan ada kerjasama antara Pemprov, Bupati dan BUMN dalam satu wadah dimana Pemda akan menjadi leader dalam konsorsium tersebut," kata sumber kepada detikFinance.
(epi/hen)










































