Target Pertumbuhan 5,5%, Pemerintah Kini Harus Kerja Keras

Target Pertumbuhan 5,5%, Pemerintah Kini Harus Kerja Keras

- detikFinance
Selasa, 25 Agu 2009 08:12 WIB
Target Pertumbuhan 5,5%, Pemerintah Kini Harus Kerja Keras
Jakarta - Kesepakatan antara pemerintah dengan DPR untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi di 2010 dari 5% menjadi 5,5% membuat pemerintah kini harus bekerja keras. Beda halnya jika target pertumbuhan ekonomi hanya 5%, yang bisa dengan mudah dicapai.

"Tanpa kerja keras pun 5% relatif mudah dicapai. Kesannya pemerintah maunya santai saja. Nah, jika target 5,5% tampak harus ada ambisi untuk mencapainya," ujar  Kepala Ekonom BNI Tony Prasentiantono kepada detikFinance, Selasa (25/8/2009).

Menurut Tony, target semula pertumbuhan ekonomi 2010 sebesar 5% menunjukkan pemerintah tak punya visi dan ambisi.
 
"Pemerintah kelewat konservatif, ini tidak memberi gereget dan semangat pelaku ekonomi. Target harus agak ambisius, supaya kita semua bergairah," ujar
 
Target 5,5% ini bisa diperoleh dengan mendorong investasi. Kredit perbankan yang selama semester I-2009 hanya tumbuh 5%, harus didorong setidaknya 15% pada 2010.
 
"Suku bunga bank harus turun, karena 14 bank terbesar sudah berjanji menurunkan suku bunga paling lambat Januari 2010, saya duga pertumbuhan kredit minimal 15% dapat dicapai," katanya.
 
Kemudian pemerintah juga perlu mendorong infrastruktur, manufaktur, dan pertanian sehingga pertumbuhan menjadi berkualitas (diikuti dengan penyerapan tenaga kerja).
 
"Sekarang ini kan yang tumbuh 16% adalah sektor telekomunikasi dan transportasi yang notabene lemah daya serap tenagakerjanya," ujarnya.
 
"Saya juga merasa target pertumbuhan 7% pada 2014 oleh SBY-Boediono juga sama sekali tidak ambisius dan tidak memberi inspirasi kita untuk bekerja keras. Target 7% mestinya sudah bisa dicapai 2012. Jadi untuk 2014 mestinya lebih tinggi, minimal 8%," tambahnya.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads