Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Kadin MS Hidayat di kantornya Kamis (27/8/2009).
"Saya ingin ada stok sementara waktu, ada instansi yang melakukan (Bulog)," serunya.
Ia mengatakan seharusnya pemerintah, sebelumnya menjelang lebaran harus sudah menyiapkan kemungkin-kemungkinan terburuk dari harga kebutuhan pokok termasuk gula.
"Kalau memang harus impor ya impor, jangan mendadak kalau mendadak selain soal stok, harganya itu dinaikan. Manajemen sebelum lebaran sangat penting," ujarnya.
Tunggu Rapat Koordinasi Gula
Pemerintah sampai saat ini belum melakukan langkah nyata terkait dengan melonjaknya harga gula, meskipun sudah ada upaya pasar murah yang bertujuan bukan pada upaya stabilisasi. Rencananya pada pada pekan ini pemerintah akan menggelar rakor khusus gula oleh Menko Perekonomian.
"Tunggu rakor," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di tempat yang sama.
Mari mengatakan dalam memecahkan masalah gula ini, pemerintah telah menyiapkan berbagai opsi. Namun kata dia yang sudah dipastikan akan dilakukan oleh pemerintah adalah gelar pasar murah termasuk untuk gula di berbagai daerah.
Berdasarkan data Depdag per tanggal 27 Agustus 2009 harga gula rata-rata nasional mencapai Rp 9.717 per kg. Harga gula tertinggi Rp 11.000 per kg di Jayapura dan terendah Rp 9.000 per kg Denpasar, Manokwari dan Palangkaraya.
(hen/dnl)










































