"Sekarang jual beli emas lesu, lihat saja di Pasar Senen ini sepi," kata Astofa Utama, salah satu penjual emas di Pasar Senen kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (29/8/2009).
Ia menambahkan, penjualan emas krisis moneter tahun 1998 lalu tidak pernah lagi mencapai puncak. Penurunannya sudah lebih dari 70 persen hingga saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga jual emas saat ini berkisar Rp 220.000 untuk emas kuning dan Rp 250.000 untuk emas putih. Sedangkan untuk harga belinya, Rp 205.000 untuk emas kuning dan Rp 220.000 untuk emas putih.
Menurut Lina yang juga berjualan emas di Pasar Senen ini, perbandingan harga beli dan jual emas putih yang lebih tinggi dibandingkan emas kuning karena ongkos pembuatan emas putih yang cukup mahal dibandingkan.
Kebanyakan emas yang tidak laku akan dilebur untuk diperbarui modelnya. Sampai saat ini jenis yang tetap diminati masyarakat adalah cincin dan kalung, yang rata-rata ditujukan untuk pernikahan dan simpanan.
Lina menjelaskan, harga emas selalu disesuaikan dengan kurs dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. "Kita selalu mendengar radio untuk mengetahui harga dolar saat ini, jika naik atau turun, kita akan segera menyesuaikannya. Tapi tidak akan jauh berbeda lah," jelas Lina.
(nia/ang)











































