Menurut Direktur Pengolahan Pertamina, Rukmi Hadihartini, unit Residu Catalytic Cracking (RCC) Kilang Balongan milik Pertamina yang mengalami kerusakan sejak Rabu (19/8/2009) lalu, sudah mulai start up pada hari Sabtu.
"Alhamdulillah, RCC start up hari Sabtu, dan mulai Minggu pagi sudah normal operasi dan produk sudah on spec," ungkap Rukmi dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Senin (31/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Deputi Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), Hanung Budya menyatakan, pada bulan Agustus ini Pertamina telah menambah besaran impor premium sebesar 1 juta barel dari rencana awal sebesar 5,6 juta barel menjadi 6,6 juta barel.
(epi/qom)











































