Indonesia berharap dari pertemuan New Delhi dihasilkan komitmen yang mendalam terhadap penyelesaian Putaran Doha di Jenewa.
"Dari pertemuan India nanti, para anggota bisa mengambil langkah yang lebih jauh dalam komitmennya," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam acara konferensi pers di Depdag, Senin (31/8/2009).
Dikatakannya dalam pertemuan di India nanti, isu-isu pembahasan yang tertunda sebelumnya bisa diselesaikan dan menghasilkan langkah yang lebih konkrit. Sehingga target penyelesaian putaran Doha yang paling lambat tahun 2010 bisa tercapai.
Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, yang akan dihadiri juga oleh Menteri-menteri anggota WTO, Dirjen WTO Pascal Lamy, Ketua Perundingan Akses Pasar (NAMA), Ketua Kelompok Perundingan Jasa WTO dan lain-lain.
Sebelumnya pembahasan semacam ini telah dilakukan seperti pertemuan G-20 15 November 2008, Pertemuan Cairns Group di Bali 15-17 Mei 2009 dan pertemuan informal menteri perdagangan dalam OECD di bulan Juni 2009.
(hen/qom)











































