Pertamina Diajak Total Garap Ladang Migas di 3 Negara

Pertamina Diajak Total Garap Ladang Migas di 3 Negara

- detikFinance
Selasa, 01 Sep 2009 09:21 WIB
Pertamina Diajak Total Garap Ladang Migas di 3 Negara
Jakarta - Perusahaan minyak asal Prancis, Total SA memberikan kesempatan kepada PT Pertamina (Persero) untuk ikut serta dalam kegiatan eksplorasi dai lapangan migas milik Total di Australia, Vietnam dan Angola.

"Kita akan pilih mana yang terbaik dari yang ditawarkan Total," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (31/8/2009) malam.

Ia menegaskan, Pertamina tidak mengincar mayoritas dalam keterlibatan di lapangan migas milik Total. Pertamina hanya ingin berniat meningkatkan portofolionya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karen mengaku, Pertamina juga akan mengizinkan Total untuk mengelola beberapa lapangan migas milik BUMN Migas tersebut.

"Total dan kita memang memiliki hubungan yang sangat baik, makanya kita komitmen kalau sebagian proyek kita berbagi dengan Total, begitupun sebaliknya," jelasnya.

Karen menambahkan, Total juga telah memberikan sinyal positif  kepada  Pertamina untuk mengambil alih 15 persen saham di Blok Mahakam yang saat ini masih dikelola Total.  Rencananya Pertamina akan masuk kesana sebelum tahun 2017.

"Total setuju. Nanti kami akan workshop untuk melihat cadangan yang ada di Mahakam. Jika kita masuk sekian keekonomiannya gimana. Kalau nanti Pertamina masuk di Mahakam berarti Pertamina memiliki portofolionya di Total," imbuhnya.

Seperti diketahui, Kontrak Kerjasama Blok Mahakam berjangka waktu selama 30 tahun ditandatangani pada 31 Maret 1967 dengan Total E&P Indonesie. Kontrak telah diperpanjang selama 20 tahun sejak 31 Maret 1997 atau akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Sesuai UU No 22 Tahun 2001 tentang Migas, blok yang memproduksi gas boleh mengajukan perpanjangan 10 tahun sebelum kontrak berakhir. Dengan kata lain, Total bisa mengajukan usulan perpanjangan sejak tahun 2007

Saat ini ada enam pengajuan perpanjangan kontrak blok migas yang sedang ditinjau pemerintah. Keenamnya adalah Blok South Mahakam, Blok A, Blok South Sumatera Extention, Blok Madura, Blok North Madura, dan Blok Camar.



(epi/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads