Vice President Communication StatOilHydro Ananda Idris terlihat menyambangi kantor Departemen ESDM, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/9/2009).
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dan Direktur Jenderal Migas Departemen ESDM Evita Herawati Legowo ke kantor Pusat StatOil di Norwegia, minggu lalu.
Β
"Memang pekan lalu Ibu Karen ke kantor pusat kami disana. Mereka meminta untuk diajari kembangkan lapangan-lapangan besar," ungkap Ananda membenarkan adanya kunjungan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan berarti kalau mengajari, terus Natuna langsung diberikan kepada kita. Tunggu saja ya," jelasnya.
Seperti diketahui, DirutΒ PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menyatakan, pihaknya berencana belajar dari StatOil untuk mengembangkan blok Natuna D Alpha. Perusahaan Migas asal Norwegia tersebut dinilai berpengalaman dalam mengelola lapangan yang memiliki kandungan karbondioksida tinggi seperti blok Natuna D Alpha.
Bahkan untuk merealisasi niatnya tersebut, Karen berencana mengirimkan anak buahnya ke StatOil untuk mempelajari hal tersebut.
Saat ini ada 8 perusahaan yang saat ini tengah mengikuti seleksi partner Pertamina untuk pengembangan Blok Natuna yakni ExxonMobil Corp, Total SA, Chevron Corp, StatOil, Royal Dutch/Shell, China National Petroleum Corp. Petronas, dan Eni SpA.
(epi/qom)










































