Permintaan Daging Ayam Melonjak Hingga 40%

Permintaan Daging Ayam Melonjak Hingga 40%

- detikFinance
Rabu, 02 Sep 2009 12:43 WIB
Permintaan Daging Ayam Melonjak Hingga 40%
Bogor - Permintaan daging ayam menjelang lebaran diperkirakan akan melonjak 20-40%. Lonjakan permintaan ini dipastikan masih bisa dipenuhi oleh para peternak ayam dalam negeri.

"Daging ayam ada peningkatan kebutuhan lebaran 20-40%," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di rumah potong Parung, Bogor, Rabu (2/9/2009)

Selain lonjakan permintaan, dipastikan akan ada kenaikan harga jual daging ayam dari harga sebelumnya Rp 22.000 per kg, menjadi Rp 23.000-Rp 24.000 per kg.

Fenomena kenaikan semacam ini biasa terjadi khususnya untuk daging dan telor yang mengalami permintaan tinggi saat awal puasa dan menjelang lebaran. Sedangkan untuk harga telur pada posisi bulan Juli masih Rp 14.000 per kg yang naik menjadi Rp 15.500 per kg.

"Bahwa stok aman, bahwa kenaikan harga itu masih dianggap normal. pengalaman kenaikan harga 5-15% tergantung barangnya. Kalau sudah di atas 15% kita akan pantau ada masalah apa," jelas Mari.

Mengenai distribusi, lanjut Mari, sampai saat ini pemerintah belum mendeteksi terjadi ganguan dengan distribusi termasuk untuk produk telur dan ayam. "Sampai H-3 lebaran, kita tetap diprioritaskan untuk distribusi barang," katanya.

Di tempat yang sama Ketua Umum Pinsar (asosiasi unggas) Hartono mengatakan sampai saat ini pihaknya memastikan pasokan telor dan daging ayam menjelang lebaran cukup. "Masyarakat tidak perlu khawatir, kita siap tambahkan jika ada kekurang dalam hitungan 12 jam," jelasnya.

Khusus untuk bulan puasa ini pihaknya juga menyiapkan tambahan 90.000 ton telor untuk menghadapi bulan puasa dan lebaran. (hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads