Demikian disampaikan oleh Anggota Dewan Direktur LPEI Hadiyanto saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (/9/2009)
"LPEI dengan modal Rp 4 triliun cukup, tapi persolannya sekarang adalah bagaimana menemukan market baru, penetrasi pasar baru, produk baru. Eksportir juga harus kita berdayakan lebih baik baik lagi sehingga pasar ekspor kita tidak hanya ekspor tradisional seperti Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat, tapi mesti bisa masuk ke Middle East juga Afrika," tuturnya.
Hadiyanto mengatakan paling tidak ada 10 produk unggulan yang akan dipasarkan untuk ekspor Indonesia yaitu di sektor sumber daya alam, manufaktur, dan jasa perdagangan.
"LPEI tentunya juga bekerjsama dengan bank ekspor lain di luar negeri seperti US Exim Bank , dan lain-lain," ucapnya.
Selain itu di tempat terpisah, Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagngan Edi Putra Irawady menyarankan agar Mahendra bisa fokus terhadap daerah Timur Tengah dan Rusia.
(nia/dnl)











































