Mendag: Pertemuan India Menghasilkan Satu Langkah Maju

Mendag: Pertemuan India Menghasilkan Satu Langkah Maju

- detikFinance
Jumat, 04 Sep 2009 17:06 WIB
Mendag: Pertemuan India Menghasilkan Satu Langkah Maju
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu menyatakan pertemuan informal tingkat menteri 35 anggota WTO di New Delhi India dalam rangka pembahasan Putaran Doha menunjukkan hasil positif atau selangkah lebih maju.

Dimana pada tanggal 14 September 2009 nanti negara-negara anggota WTO bersepakat melakukan negosiasi ditingkat senior official dan negosiator di Jenewa.

"Sukses dalam memasukan satu langkah maju ada pertemuan senior official dan negosiator bahkan ditetapkan sebelum G-20 di Pittsburgh AS," kata Mari dalam teleconference dari India kepada wartawan, Jumat (4/9/2009).

Bahkan kata dia negara-negara maju seperti AS, China dan negara-negara utama termasuk Brazil, India dan Eropa telah memberikan sinyal positif dalam komitmen yang nyata.

Meskipun masih ada beberapa ganjalan ditingkat bilateral yang tidak terlalu mempengaruhi perundingan secara keseluruhan misalnya AS dengan China, termasuk dengan Brazil dan India.

Ia mencontohkan  perwakilan AS belum menunjuk negosiatornya, namun pada pertemuan informal di India AS akan segera mengumumkan. Dikatakannya juga pada pertemuan ini negara-negara berkembang mendesak fleksibilitas terhadap negara maju.

Ia juga mengatakan  pertemuan India juga menghasilkan Chair's Summary yang merupakan penegasan anggota WTO untuk menyelesaikan putaran Doha pada tahun 2010.

Dalam pertemuan itu juga disepakati bahwa hasil pertemuan negosiator 14 September 2009 di Jenewa  menghasilkan program aksi yang bisa dijalankan 2-3 bulan ke depan sebelum pertemuan seluruh menteri perdagangan WTO pada 29 November 2009, termasuk melakukan pertemuan-pertemuan informal dan komitmen kepala negara dia akhir September di Pittsburgh dalam pertemuan G-20.

"Pertemuan kepala negara di Pittsburgh (G-20), menegaskan komitmen politis kepala negara untuk mendorong dan memerintahkan senior dan negosiator untuk melakukan langkah yang nyata untuk target putaran Doha di 2010," jelasnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads