"Memang pengumumannya mundur dari jadwal sebelumnya. Ya mudah-mudahan pertengahan bulan ini sudah bisa diumumkan," kata Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Tubagus Haryono di Kantor BPH Migas, Jalan Kapten P. Tendean No. 28, Jakarta, Senin (7/9/2009) malam.
Menurut Tubagus, pengunduran jadwal pengumuman terjadi karena BPH harus menghitung berapa alpha yang akan ditetapkan untuk setiap kabupaten/kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tubagus menyatakan, dari 10 badan usaha yang mengikuti seleksi distributor BBM bersubdisi 2010, yang tersisa hanya lima badan usaha. Kelima perusahaan itu yaitu PT Pertamina (Persero), PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk, PT Bumi Asri Prima Pratama, PT Shell Indonesia danย PT Petronas Niaga Indonesia.
"Kelima badan usaha itu telah memenuhi persyaratan minimum dua wilayah distribusi niaga (WDN). Itu syarat mutlak," tegasnya.
Tubagus menambahkan, dalam seleksi kali ini pihaknya tidak akan memilih satu pemenang saja. "Tidak hanya satu pemenang, bisa lebih dari satu. Bisa saja di satu WDN, ada dua distributor," tandas Tubagus.
(epi/qom)











































