"Suratnya sampai satu minggu setelah lebaran," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Subagyo saat di temui di kantornya, Senin malam (7/9/2009).
Subagyo mengatakan program pasar murah gula dan kebutuhan pokok lainnya merupakan kerjasama Depdag dengan Dinas di provinsi yang didukung oleh para distributor, pedagang, pabrikan gula di Tanah Air.
"Di Jawa Tengah saja hampir seluruh kabupaten, karena daerah yang tahu persis kebutuhannya. Jawa Tengah sekitar 390 ton gula," imbuhnya.
Pasar murah gula akan menjual harga gula Rp 7.000 per kg untuk wilayah Jawa dan Rp 7.500 per kg untuk wilayah luar Jawa mencakup di 32 provinsi.
Mengenai harga gula yang mulai turun saat ini, lanjut dia, karena permintaan gula memasuki dua pekan lebaran mulai menurun karena masyarakat sudah fokus pada kebutuhan sandang. Berbeda dengan awal-awal bulan puasa, dimana permintaan gula tinggi sehingga mendongkrak terus harga gula.
"Kebutuhan awal bulan puasa konsumsi gula meningkat 20% biasanya perbulan 250.000 ton, tetapi bisa 300.000-350.000 ton," imbuhnya.
(hen/dnl)










































