Joint Venture KS-Posco Masih Menggantung

Joint Venture KS-Posco Masih Menggantung

- detikFinance
Rabu, 09 Sep 2009 10:01 WIB
Joint Venture KS-Posco Masih Menggantung
Jakarta - Rencana pembentukan joint venture antara pabrik baja terbesar di Korea Selatan, Pohang Steel and Iron Company (Posco) dengan PT Krakatau Steel (KS) Indonesia belum bisa dipastikan berjalan mulus. Berbagai kemungkinan masih  bisa terjadi, termasuk kemungkinan gagal direalisasikan atau berjalan sesuai dengan rencana.

"Apakah JV (joint venture) akan dapat direalisasikan  atau tidak jadi, semuanya masih dalam tahap finalisasi dan negosiasi, terkait kita belum dapat memastikannya saat ini," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Rabu (9/9/2009).

Ia mengatakan masalah rencana joint venture ini sebenarnya telah dilakukan sejak lama. Sejak awalnya, kata Fazwar, atas pertimbangan strategis dari kedua belah pihak, ada kesepakatan bersama tidak boleh dibuka tentang rencana  joint venture ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun keburu tercium atau bocor ke pers," ungkapnya.

Untuk memastikan rencana ini, rencananya dalam waktu dekat pihak KS dan Posco akan melakukan pernyataan bersama terkait kepastian joint venture kedua belah pihak.

"Mudah-mudahan sebelum akhir tahun," terangnya.

Seperti diketahui, Selasa (8/9/2009) kemarin delegasi Posco yang dipimpin oleh Vice President  Posco Korea Sung Kwan Baek bersama Direktur Utama KS Fazwar Bujang melaporkan rencana joint venture ke Menteri Perindustrian Fahmi Idris.

Dalam pertemuan itu terungkap laporan rencana investasi bersama keduabelah pihak senilai US$ 5 miliar untuk membangun pabrik baja  baru berkapasitas 5 juta ton baja per tahun. Saat ini studi kelayakan masih dilakukan, yang hasilnya akan diumumkan pada bulan Oktober 2009, jika berjalan mulus pabrik patungan ini direncanakan rampung pada tahun 2014.
(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads