Demikian disampaikan oleh Dirjen Pajak M. Tjiptardjo ketika ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa malam (9/9/3009).
"Ini masih ketar ketir , masih ada empat bulan lagi, kita tidak boleh lengah, harus dipelototin. Artinya dari 20 kantor wilayah yang merah sekarang tinggal 9 yang merah kita kejar terus," tandasnya.
Jika memasukkan penerimaan PPh Migas, maka realisasi penerimaan pajak sampai Agustus 2009 mencapai 58,66% dari target APBN-P 2009 atau sebesar Rp 577 triliun.
Untuk dapat mengejar target penerimaan pajak tahun ini di tengah kondisi pasca krisis ekonomi global, Tjiptardjo mengatakan dirinya menekankan pada ekstensifikasi dan intensifikasi pajak.
Tjiptardjo mengatakan pembayaran pajak asosiasi-asosiasi masih rendah kepatuhannya, secara persentase tingkat kepatuhan pembayaran pajak asosiasi adalah sebesar 40%.
Sementara itu, untuk target penerimaan pajak tanpa PPh Migas untuk APBN 2010 Tjiptardjo mengatakan telah ditetapkan target sebesar Rp 611,22 triliun dan jika memasukkan penerimaan PPh Migas maka targetnya akan mencapai Rp 651,10 triliun.
(dnl/qom)











































