Pemerintah Lelang 3 WK Gas Metana Batubara

Pemerintah Lelang 3 WK Gas Metana Batubara

- detikFinance
Jumat, 11 Sep 2009 16:40 WIB
Pemerintah Lelang 3 WK Gas Metana Batubara
Jakarta - Pemerintah buka lelang penawaran langsung tiga wilayah kerja gas metana batubara (GMB) Tahap I tahun 2009. Ini merupakan penawaran pertama gas metana batubara pertama di Indonesia.

"Untuk Gas Metana Batubara, kami belum bisa buka regular tender tapi menggunakan penawaran langsung artinya didahului dengan joint study , inisiatif investor dengan pemerintah," ungkap Dirjen Migas Evita Herawati Legowo dalam acara dalam pengumuman hasil Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas Tahap II Tahun 2008/2009, di Plaza Centris, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

Adapun ketiga wilayah kerja gas metana batubara yang ditawarkan yaitu wilayah kerja GMB Rengat di Sumatera Tengah-Riau, wilayah kerja GMB Barito di Kalteng, wilayah kerja GMB di Sanga-sanga, Kalimantan Timur.

WK GMB Barito memiliki ukuran 2167 KM2 dengan bagi  hasil produksi 55% untuk pemerintah dan 45% untuk kontraktor. Sementara penyisihan minyak pertama (FTP) sebesar 10%, ceiling cost recovery 90% selama kontrak setelah produksi komersial dan bonus tanda tangan yang langsung didapatkan pemerintah  sebesar US$ 2 juta.

WK GMB Rengat berukurannya 2295 KM2,  dengan bagi  hasil produksi 55% untuk pemerintah dan 45% untuk kontrantor. Sementara penyisihan minyak pertama (FTP) sebesar 10%, ceiling cost recovery 90% selama kontrak setelah produksi komersial dan bonus tanda tangan yang langsung didapatkan pemerintah sekitar US$ 1 Juta.

WK GMB Sanga-sanga berukuran sekitar 1747 KM2, dengan bagi  hasil produksi 55% untuk pemerintah dan 45% untuk kontraktor. Sementara penyisihan minyak pertama (FTP) sebesar 10%, ceiling cost recovery 90% selama kontrak setelah produksi komersial dan bonus tanda tangan yang langsung didapatkan pemerintah sekitar US$ 2,5 juta.

Selain itu, pemerintah juga menawarkan satu WK produksi lalui Lelang Penawaran Langsung yaitu Blok Langgak, Riau. WK Produksi ini khusus ditawarkan kepada perusahaan nasional.

Badan usaha/badan usaha tetap yang berminat untuk berpartisipasi pada penawaran langsung ini  dapat mengakses bid dokumen mulai 28 September-11 November.

Pemasukan  dokumen partisipasi pada tanggal 12 November 2009 pukul 09.30-14.00 WIB. “Pemenang akan diumumkan pada 26 November 2009 dan rencananya penandatangan akan dilaksanakan pada Desember 2009,” tegasnya.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads