"Peringkat doing business kan naik itu kan baru dari sisi regulasi kemudahan bisnis. Tetapi tetap infrastruktur harus diperbaiki, jadi dengan dinaikkannya targetkan target pertumbuhan ekonomi Bank Dunia, maka dari sisi lain harus juga memperbaiki listrik dan air bersih. Itu segera harus kita perbaiki," tuturnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (14/9/2009) .
Paskah mengatakan, meskipun jumlah stimulus fiskal di 2010 turun menjadi 1% dari PDB, namun pemerintah akan terus menitikberatkan pada infrastruktur.
"Tapi tetap kombinasi, pasti ada insentif tax dan belanja infrastruktur. Komponen terbanyak masih dari insentif perpajakan dan subsidi. Terus juga kita akan mulai konversi energi dalam bentuk subsidi nantinya," jelasnya.
Pemerintah optimis meskipun jumlah stimuus fiskal di 2010 lebih kecil, namun pertumbuhan ekonomi bisa mencapai target yang lebih tinggi yaitu 5,5% di 2010.
"Ekonomi mulai membaik jadi dorongannya bukan hanya faktor stimulus, tapi juga ada faktor reguler belanja pemerintah dan perbaikan regulasi," tutupnya.
(dnl/dnl)











































