Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis dalam rapat dengan pemerintah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis malam (17/9/2009).
"Dalam hal perkiraan harga rata-rata ICP dalam 1 tahun mengalami kenaikan lebih dari 10% dari harga yang asumsikan dalam APBN 2010 pemeirntah diberikan kewenangan untuk melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi," kata Harry.
Panitia Anggaran DPR 2010 menganggarkan subsidi BBM, BBN (Bahan Bakar Nabati), dan gas di 2010 ditetapkan sebesar Rp 68,726 triliun.
Pengendalian anggaran subsidi BBM untuk 2010 dilakukan melalui efisiensi terhadap biaya-biaya distribusi dan margin usaha atau alpha serta melakukan kebijakan penghematan konsumsi BBM bersubsidi," ujar Harry.
(dnl/dnl)










































