Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis malam (17/9/2009).
"Jangankan target (5%) di bawah target juga bisa. Targetnya kan 5%. jadi di bawah itulah kita masih percaya bisa dicapai," ujarnya.
Karena itu menurutnya inflasi pada saat lebaran tidak akan terlalu tinggi seperti, karena pasokan bahan makanan masih lancar dan mencukupi tingginya permintaan jelang lebaran.
"Kalau suplainya sudah berkurang baru ada kekhawatiran. tapi sekarang tidak ada indikasi untuk meningkat pada waktu bulan-bulan ke depan, termasuk waktu lebaran," ujarnya.
Selain itu Darmin juga membantah jika kurangnya pasokan uang pecahan Rp 2.000 bisa menyebabkan peningkatan laju inflasi, menurutnya kurangnya pasokan uang Rp 2.000 tidak ada hubungannya dengan inflasi.
"Kenapa Anda bilang pecahan Rp 2.000 berhubungan dengan inflasi? Dari mana anda mendapat pikiran seperti itu? Kan inflasinya tidak naik secara berarti kok," tandasnya.
(dnl/dnl)











































