Demikian hasil laporan Departemen Perdagangan dan Investasi Inggris yang dikutip detikFinance, Sabtu (19/9/2009).
Meskipun begitu, Inggris masih menganggap Indonesia sebagai salah satu pasar kunci bagi investor global untuk menanamkan investasinya.
Menteri Perdagangan dan Investasi Inggris Lord Mandelson mengatakan, pasar-pasar potensial di Asia ini bisa menjadi pencerah setelah dunia mengalami krisis yang cukup parah.
"Para pebisnis seharusnya bersikap strategis terhadap ekspor mereka dan melakukan perencanaan jangka panjang. Banyak pasar potensial menunjukkan kondisi ekonomi yang berkembang, dan diharapkan dapat tumbuh hingga beberapa tahun ke depan," kata Lord Mandelson.
Peringkat pasar potensial tersebut dibuat berdasarkan survei atas lebih dari 540 eksekutif bisnis kelas atas di 19 sektor bisnis; lebih dari 40 persen responden yang diwawancarai bekerja di perusahaan-perusahaan yang bermarkas di pasar potensial.
Kunci dari hasil penemuan meliputi:
- 77 persen perusahaan mengharapkan peningkatan prospek ekonomi global pada tahun 2010-2011.
- Walau terjadi penurunan ekonomi, pasar potensial mendukung kemampuan profit global. Ekonomi pasar potensial, di balik pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan dan ukuran pasar di China dan India, melampaui pasar negara maju di tahun 2009.
- 60 persen perusahaan yang di survey berharap untuk dapat memperoleh lebih dari 20 persen total pendapatan dari pasar potensial dalam kurun waktu lima tahun - hampir dua kali lebih banyak dari angka terkini yaitu 31 persen.
- Oleh sebagian besar responden (45 persen), Cina dicantumkan sebagai tujuan investasi terpilih hingga tahun berikutnya, diikuti oleh India (43 persen) dan negara Asia lainnya (35 persen).
- Menurut 50 persen responden, resiko politik (termasuk resiko nasionalisasi dan pengambil alihan) disebut sebagai tantangan yang berkaitan dengan pemerintahan terbesar untuk melakukan bisnis di pasar potensial.
Demikian perbandingan peringkat pada 2008 dan 2009. Sebagian dari peringkat 10 terbesar merupakan negara Asia.
2009 peringkat (2008) Negara:
- (1) Vietnam
- (3) United Arab Emirates
- (2) Mexico
- (8) South Africa
- (13) Malaysia
- (5) Indonesia
- (6) Singapore
- (12) Turkey
- (23) Philippines
- (10) Saudi Arabia
(dnl/dnl)











































