Demikian disampaikan oleh Ketua Bidang Pemasaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Susanto saat dihubungi detikFinance Rabu malam (23/9/2009).
"Estimasi September ini bisa turun menjadi sekitar 1,3 juta ton saja karena banyak liburnya," jelasnya.
Menurutnya penurunan ini tidak terlepas dari pelaksanaan cuti bersama dalam rangka libur lebaran yang hampir mencapai 1 pekan. Hal ini, kata dia, biasa terjadi pada periode lebaran tahun-tahun sebelumnya.
Ia menambahkan dengan perkiraan volume ekspor CPO bulan September yang hanya tembus 1,3 juta ton, menunjukan capaian tersebut relatif turun tajam dari realisasi ekspor CPO bulan Agustus yang tembus hingga 1,622 juta ton karena ditopang oleh adanya permintaan CPO yang masih tinggi di pasar internasional dan dipengaruhi bea keluar yang masih 0%.
"Ekspor kita bulan Agustus lalu mencapai sekitar 1,622 juta ton naik signifikan dibandingkan Juli yang hanya sekitar 1,089 juta ton," imbuhnya.
(hen/dnl)











































