Demikian data yang diperoleh dari situs resmi Direktorat Bea dan Cukai yang dikutip detikFinance , Kamis (24/9/2009)
Padahal dalam APBN-P 2009 target penerimaan bea keluar dipatok hingga Rp 1,399 triliun, sedangkan pada posisi 15 September baru mencapai Rp 509,256 miliar saja.
Terpuruknya penerimaan bea keluar saat ini tidak terlepas dari selalu nol persennya penetapan bea keluar produk sawit mentah (CPO) selama beberapa bulan terakhir yang belum bergerak dari angka tersebut.
Hal ini disebabkan karena harga CPO internasional masih di bawah US$ 700 per ton. Padahal produk CPO dan turunannya termasuk penyumbang signifikan dari penerimaan negara dari bea keluar.
Sementara itu, Bea Cukai juga mencatat untuk penerimaan negara dari Bea Masuk justru menunjukan geliat yang signifikan.
Pada periode yang sama realisasi penerimaan Bea Masuk mencapai Rp 12,586 triliun atau mencapai 78,06% dari target APBN-P 2009 yang mencapai Rp 16,123 triliun.
Sedangkan untuk penerimaan cukai realisasinya sebesar 71,70% dari target APBN-P 2009 sebesar Rp 54,545 triliun atau mencapai Rp 39,108 triliun.
(hen/dnl)











































