Delegasi bisnis Jepang ini tergabung dalam kelompok Business Breakthrough Jepang yang dipimpin oleh 088 President Business Breakthrough , INC Keinichi Ohmae yang berkunjung ke Indonesia selama 21-26 September 2009.
"Ya, mereka sebanyak 50 pengusaha Jepang akan datang ke Departemen Perindustrian, untuk tahap pertama mereka akan bertemu dengan pelaku usaha farmasi. Akan ada pertemuan pukul 15.00," kata Kepala Biro Umum dan Humas Departemen Perindustrian Muhdori di kantor Departemen Perindustrian (Depperin) Kamis (24/9/2009).
Muhdori mengatakan kunjungan bisnis ini murni sebagai kerangka business to business (b to b ), dimana Depperin hanya memfasilitasi pertemuan diantaranya dengan Kadin, Hipmi, dan PT Kalbe Farma.
Tujuan dari kunjungan ini antara lain sebagai upaya pengusaha Jepang mempelajari perkembangan ekonomi dan iklim bisnis di Tanah Air.
"Kami hanya memfasilitasi saja," ucapnya.
Dalam kunjungan kali ini ke Indonesia, delegasi bisnis Jepang ini juga akan melakukan pertemuan dengan menteri-menteri lainnya, selain Menteri Perindustrian dan akan melakukan kunjungan ke beberapa pabrik.
Kelompok Business Breakthrough Jepang didirikan pada tahun 1994 dengan anggota sebanyak 200 orang terdiri dari para eksekutif perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur hingga jasa keuangan.
Kelompok ini juga sering melakukan pertemuan rutin setiap bulan untuk membahas perkembangan ekonomi, dan melakukan kunjungan ke luar negeri setiap tahun.
(hen/dnl)











































