Pemerintah Kaji Ekspor Pupuk Melalui Pusri

Pemerintah Kaji Ekspor Pupuk Melalui Pusri

- detikFinance
Jumat, 25 Sep 2009 14:42 WIB
Pemerintah Kaji Ekspor Pupuk Melalui Pusri
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera mengkaji teknis pelaksanaan ekspor pupuk yang akan dilakukan oleh sejumlah perusahaan plat merah produsen pupuk. Salah satunya adalah dengan menjadikan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) sebagai eksportir utama.

"Kita setuju sekali izin ekspor pupuk, nanti teknisnya kita kaji secepatnya, ekspor tersebut nantinya bisa dilakukan melalui Pusri sebagai induk atau dilakukan masing-masing BUMN pupuk." ujar Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (25/9/2009).

Ia mengatakan, jika ekspor pupuk tersebut tidak dilakukan maka pabrik pupuk yang dimiliki perusahaan plat merah tidak bisa beroperasi. Pasalnya, stok pupuk yang terdapat di sejumlah gudang BUMN itu sudah menumpuk sekali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terlalu banyak stok pupuk gudang dalam negeri sudah lini 3. Ini karena pembelian di tingkat petani juga tidak secepat yang diperkirakan," katanya.

Meski bakal melakukan ekspor, ia mengatakan, kebutuhan pupuk dalam negeri tetap menjadi prioritas. Jika kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi, maka sisanya akan dijual ke luar negeri.

Saat ini, pemerintah juga masih melakukan perhitungan banyaknya pupuk yang akan diekspor. Menurutnya, jumlah pupuk untuk disekspor itu masih bisa bertambah jika produksi berlebih dan permintaan dalam negeri kurang.

"Tapi itu masih nanti, kita hitung dulu," ungkapnya.

(ang/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads