SBY Ingin Bank Century Dibedah Tuntas

Laporan dari Pittsburgh Summit 2009

SBY Ingin Bank Century Dibedah Tuntas

- detikFinance
Sabtu, 26 Sep 2009 14:39 WIB
SBY Ingin Bank Century Dibedah Tuntas
Jakarta - Kasus Bank Century nampaknya mengundang perhatian khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dari Pittsburgh, Amerika Serikat, SBY menginginkan kasus Bank Century dibedah secara tuntas.

"Untuk mengetahui apakah ada mismanajemen atau perilaku pemberian bonus yang berlebihan," Kata SBY.

Keinginan SBY membedah tuntas kasus Bank Century itu dikemukakan dalam jumpa pers yang berakhir pada Jumat (25/9/2009) pukul 23.30 waktu setempat. Jumpa pers itu berlangsung di lantai 3 Hotel Westin, Pittsburg, Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita perlu tahu apa ada kemungkinan perilaku bonus yang tidak masuk akal, yang pada akhirnya merepotkan semua pihak," kata SBY.

Lontaran SBY itu terkait dengan topik menarik yang juga dibahas dalam Pertemuan Tingkat Tinggi G20 atau Pittsburgh Summit 2009, yang berlangsung di Pittsburgh pada 24-25 September 2009. Topik menarik itu terutama diangkat dari para pemimpin Eropa, tentang pemberian bonus di kalangan perbankan yang angkanya sangat berlebihan.

Para pemimpin Eropa khususnya, menyoroti secara khusus kultur dari kalangan perbankan yang sering berlebihan dalam memberi bonus dan kompensasi. "Jadi ada semacam bonus culture yang tidak sehat," kata SBY.

"Dan itu secara kumulatif akan sangat berbahaya," kata SBY.

Sebab, masih menurut SBY, kalau itu yang terjadi maka ada suatu kreasi dalam dunia perbankan yang keliru. Kreasi yang keliru itu bisa membuat rontok sebuah bank dan itu bisa menimbulkan efek domino dan kemudian yang terjadi adalah malapetaka yang ditanggung oleh semua pihak.

"Oleh karena itu regulasi supervisi harus menyangkut itu. Saya kira kita juga sepatutnya memikirkan juga untuk negeri kita. Sudah lama saya mengingatkan agar ada kepantasan dalam remunerasi. Ada kepantasan dalam bonus. Ada kepantasan dalam insentif," kata SBY.

SBY pun berharap agar semua pihak di Indonesia juga harus memastikan, baik itu BUMN maupun perusahaan swasta, untuk mencermati sistem bonus, sistem remunerasi yang harus masuk akal.

"Kalau tidak itu juga akan menjadi sumber masalah. Kasus Bank Century misalnya, saya ingin itu dibedah secara sungguh sungguh," tandas SBY.
(bdi/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads