Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Minerbapabum Witoro Soelarno di sela halal bihalal di lingkungan Departemen ESDM, di Jakarta, Senin (28/9/2009).
"Kalaupun ada gangguan produksi, tidak lebih dari 10 persen dari target tahun ini," ujarnya.
Witoro mengatakan, saat ini pemerintah sedang menunggu opsi-opsi terbaik untuk membuka kembali akses jalan secara permanen menuju tambang tersebut, sehingga nantinya tambang tersebut bisa dibuka kembali.
"Untuk membuka akses tersebut, opsi-opsinya secara teknis masih dibicarakan di antara mereka (Newmont), nanti mereka laporkan ke kami. Opsi-opsi teknik yang akan dipilih dilaporkan, nanti akan dikaji oleh pemerintah," katanya.
Newmont menghentikan sementara kegiatan operasional tambang Batu Hijau lantaran terjadi longsor pada dinding sisi barat sekitar tambang. Perseroan sedang melakukan pengkajian geoteknis untuk mengatasinya.
Pada 18 dan 19 September 2009 telah terjadi longsor pada dinding sisi barat tambang terbuka Batu Hijau. Untuk itu, Newmont secara resmi ntuk sementara waktu telah menghentikan operasi tambangnya di Batu Hijau sambil menunggu penyelesaian kajian geoteknis dan pengembangan rencana untuk menstabilkan dinding serta kelanjutan operasi tambang.
Penilaian awal mengindikasikan adanya kerusakan kecil pada prasarana serta peralatan tambang. Kegiatan proses tetap dilakukan dengan memasok bijih yang diambil dari stockpile ke penggilingan (mill ).
(dnl/qom)











































