"Geodipa diminta pemerintah untuk menjadi BUMN di bidang panas bumi. Diharapkan akhir tahun ini," ujar Praktimia Semiawan usai acara penandatangan kredit sebesar US$ 103 juta dengan BNI di Gedung Kementerian Negara BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/9/2009).
Ia menyatakan, tujuan Geo Dipa Energi dijadikan BUMN yaitu supaya memfokuskan diri pada pengembangan panas bumi di Indonesia, termasuk juga masalah pendanaan aksi korporasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Praktimia menjelaskan, jika Geo Dipa dijadikan BUMN maka pemerintah harus mengambil alih 55 persen saham baik dari Pertamina maupun PLN. Saat ini, Pertamina memiliki 67 persen saham Geo Dipa Energi, sementara sisanya dimiliki PLN dengan equity (modal) Rp 1,4 triliun dan total aset sekitar Rp 1,6 triliun.
"Itu ada mekanisme dan aturannya, yang mengurusnya kantor BUMN," tandasnya.
PT Geodipa Energi merupakan perusahaan yang dimiliki oleh PLN dan Pertamina yang berdiri sejak 2002 bergerak dalam bidang usaha Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Saat ini, perseroan mengelola proyek PLTP di Dieng dan Patuha.Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djali, energi panas bumi menjadi industri strategis yang mendatangkan sumber pendanaan besar. Namun dibalik keunggulan industri ini di masa datang, terdapat masalah pada pembukaan lahan yang sulit dilakukan.
Hal ini menjadi kendala yang cukup serius bagi peningkatan industri panas bumi. Ini terkait dengan banyaknya lahan yang terpantau sebagai sumber panas bumi, terletak di kawasan konservasi.
"Ada kendala, khususnya banyak lahan yang potensial menghasilkan panas bumi terletak di hutan lindung," kata Sofyan.
Selain lahan berada di hutang lindung, ada pula kawasan yang berpotensi menghasilkan panas bumi, terletak di pemukiman penduduk. Ini yang terjadi pada proyek PLTPB Unit I Dieng.
Menurut Sofyan, kendala lahan dapat teratasi jika Geodipa Energy berubah menjadi BUMN. "Mudah-mudahan jika Geodipa sudah menjadi BUMN, maka masalah ini dapat teratasi," katanya. (epi/ang)










































