"Mudah-mudahan pembentukan joint venture -nya bisa selesai semester I tahun depan," kata Sekretaris Perusahaan PT PGN, Wahid Sutopo di sela acara halal bihalal BP Migas di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, (30/9/ 2009).
Wahid mengakui pembentukan joint venture ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Saat ini pihaknya masih melakukan tender penunjukan konsultan pembangunan proyek LNG tersebut.
"Sekarang kita masih proses tender konsultan," jelasnya.
Setelah konsultan tersebut ditunjuk , lanjut Wahid, maka baru bisa diketahui besar investasi yang diperlukan. Selain itu, besarnya pendanaan juga ditentukan oleh hasil kajian dari Tim Pelaksana proyek.
"Tapi yang jelas kalau dari posisi kas, PGN cukup baik dan siap mendanai proyek tersebut," ungkapnya.
Sementara untuk pembangunan mini LNG Floating Receiving Terminal di Medan yang akan dikerjakan PGN sendiri, Wahid menambahkan, saat ini masih dalam proses kajian. "Mudah-mudahan semester pertama tahun depan proses juga bisa selesai," tandas Wahid.
(epi/dnl)











































