Untuk membiayainya maka negara-negara di dunia akan menerbitkan surat utang sehingga dunia akan kebanjiran surat utang, ini menjadi kewaspadaan tersendiri bagi APBN 2010.
"Penerbitan surat utang oleh banyak negara maju untuk membiayai stimulus fiskal dan perbaikan sektor perbankan akan menyebabkan terjadinya crowding out, kompetisi sumber pembiayaan defisit," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2009).
Sri Mulyani mengatakan hal lain yang perlu diwaspadai di 2010 adalah ekspansi moneter di seluruh dunia yang akan menyebabkan ancaman meningkatnya likuiditas global secara pesat dan akan menimbulkan inflasi di 2010 diwaspadai melonjak.
"Kedua faktor di atas akan menyebabkan kecenderungan meningkatnya suku bunga internasional yang akan menyebabkan tekanan pada biaya penerbitan surat berharga," jelasnya.
Hal ini jelas akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan APBN 2010, dan bisa-bisa biaya utang pemerintah semakin mahal di 2010 karena ketatnya kompetisi penerbitan surat utang oleh negara-negara di dunia untuk menyokong perekonomiannya.
(dnl/qom)











































