Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, alat yang diduga menjadi pemicu kebakaran berada di tempat yang tertutup dan tidak banyak campur tangan manusia dalam pengoperasiannya.
"Pada laporan awal disebutkan itu masalah teknis. Tapi kita juga meminta agar dilakukan audit menyeluruh, agar kejadian sama tidak terulang dan kasus itu diketahui secara pasti apa penyebabnya," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (30/9/2009).
Menurutnya, yang menjadi dugaan awal terjadi kebakaran di tempat tersebut ada dua, yaitu human error atau alatnya tidak terawat dengan baik.
"Untuk sementara itu masalah teknis yang bisa terjadi dimana saja, tapi itu masih awal, saya minta dilakukan audit secara menyeluruh," ungkapnya.
Jika memang ada human error , pihaknya sudah siap untuk memberikan sangsi terhadap karyawan yang bersangkutan. Namun ia belum bisa memastikan tindakan disiplin seperti apa yang bakal diberikan.
"Tapi kalau ternyata masalah teknis, itu menjadi pelajaran agar tidak terjadi pada masa mendatang," jelasnya.
(ang/dnl)











































