Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jakarta Timur Agus Guntur saat dihubungi detikFinance, Rabu (30/9/2009).
"Memang saat ini belum ada yang melapor, tapi diperkirakan karena listrik padam tentunya ada kehilangan opportunity, bisa miliaran kalau berhari-hari karena areanya cukup luas," katanya.
Ia menjelaskan dampak pemadaman listrik ini sudah dipastikan akan sangat terasa bagi usaha industri rumahan yang banyak memanfaatkan listrik seperti sektor garmen, percetakan, las dan lain. Sedangkan kata dia, untuk sektor industri besar dan menengah umumnya tidak terpengaruh karena sudah mengantisipasinya dengan genset.
Meskipun kata dia, penggunaan genset dalam waktu lama juga akan berpotensi terjadinya inefisiensi bagi industri besar.
"Kita sudah melacak, kita cek kawasan industri, mana saja terkena dampak. Sepanjang pantauan kami, kawasan Pulo Gadung aman, kebanyakan siap sudah pakai genset," jelasnya.
Selain itu untuk bidang perkantoran, usaha ritel seperti super market umumnya sudah mengantisipasi dengan penggunaan genset. Meskipun khusus untuk pengguna usaha diperkantoran akan mengalami terbatasnya penggunaan lift.
"Yang jelas sektor UKM rumahan sangat terkena, akan berpengaruh besar," ucapnya.
(hen/qom)










































