Demikian seperti dikutip dari World Economic Outlook IMF, yang dikutip detikFinance, Kamis (1/10/2009).
Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2009 versi IMF minus 1,1%. Sebelumnya, proyeksi IMF atas pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2009 berada di level minus 1,4%. Untuk tahun 2010, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global mampu menembus 3,1%, naik 0,6% dari proyeksi sebelumnya 2,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemulihan telah dimulai. Pasar Keuangan sedang dalam penyembuhan, di kebanyakan negara, pertumbuhan akan positif tahun ini seperti di tahun 2010. Namun ini jangan sampai membuat pemerintah lengah dengan berpikir kalau krisis telah berakhir," ujar Chief Economist IMF, Olivier Blanchard.
Negara-negara yang akan mencatat pertumbuhan ekonomi positif di tahun 2009 antara lain: negara-negara di kawasan Afrika (1,7%), China (8,5%), India (5,4%), ASEAN 5 (0,7%), Timur Tengah (2%).
Negara-negara seperti AS, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Jepang, Inggris, Rusia, Kanada, Brazil dan Mexico masih akan berada di teritori negatif tahun ini. Kendati demikian, revisi terbaru IMF menunjukkan adanya perubahan-perubahan ke arah yang positif ketimbang proyeksi sebelumnya.
Sebelumnya IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China sebesar 7,5%. Angka terbaru IMF untuk China di 2009 sebesar 8,5%, atau naik 1%.
ASEAN 5 yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam semula diproyeksikan tumbuh minus 0,3%. Proyeksi terbaru IMF, kawasan ASEAN 5 untuk 2009 tumbuh sebesar 0,7% atau naik 1% dari proyeksi sebelumnya.
Perubahan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi China dan ASEAN 5 menjadi revisi terbesar dibanding seluruh negara lain di dunia.
Untuk tahun 2010, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan mencapai 3,1% naik 0,6% dari proyeksi sebelumnya di level 2,5%. China dan India masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dunia.
Tahun 2010, pertumbuhan China diperkirakan mencapai 9% sedangkan India 6,4%. Kawasan ASEAN 5 diperkirakan tumbuh 4% di 2010.
(dro/qom)











































