"Kita siap lepas berapapun yang diminta pemerintah, karena PLN juga toh milik negara" kata Direktur PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar kepada detikFinance, Kamis (1/10/2009).
Fahmi berharap, dengan dijadikannya Geo Dipa Energi sebagai BUMN maka akan mempercepat pengembangan panas bumi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, PT Geo Dipa Energi, anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pertamina (persero) ditargetkan akan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang panas bumi pada akhir tahun ini.
Jika Geo Dipa dijadikan BUMN maka pemerintah harus mengambil alih 55 persen saham baik dari Pertamina maupun PLN. Saat ini, Pertamina memiliki 67 persen saham Geo Dipa Energi, sementara sisanya dimiliki PLN dengan equity (modal) Rp 1,4 triliun dan total aset sekitar Rp 1,6 triliun.
PT Geo Dipa Energi merupakan perusahaan yang dimiliki oleh PLN dan Pertamina yang berdiri sejak 2002 bergerak dalam bidang usaha Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Saat ini, perseroan mengelola proyek PLTP di Dieng dan Patuha.
(epi/qom)











































