Bisnis Bengkel Motor Makin Ngebul

Bisnis Bengkel Motor Makin Ngebul

- detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2009 14:39 WIB
Bisnis Bengkel Motor Makin Ngebul
Jakarta - Bisnis bengkel motor mulai merambah perumahan. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna kendaraan bermotor beroda dua berdampak pada meningkatnya bisnis bengkel yang saat ini mulai merambah daerah perumbahan.

Sebut saja bengkel Alex Motor Sport yang berdiri tegak di dalam lingkungan perumahan Jl. Giring-Giring, Kelapa Gading, Jakarta.

Keahlian merupakan faktor terpenting dalam bisnis ini, tetapi menurut Alex Kwan, pemilik bengkel Alex Motor Sport yang dulu sempat menjadi mekanis bengkel ini juga, keahlian di bidang mekanik ini bisa didapat dari pengalaman. Dengan mencoba memperbaiki motor sendiri maka keahlian itu akan datang dengan sendirinya.

"Saya suka main kebut-kebutan, saya oprek motor sendiri. Intinya dengan pengalaman bisa sambil belajar," kenang Alex saat ditemui detikFinance di bengkelnya, Sabtu (3/10/2009).

Selain keahlian, untuk memulai bisnis ini harus punya modal dan lokasi strategis. Jika sudah ada bisnis bengkel akan meluncur secepat laju kendaraan bermotor di jalan bebas hambatan.

Menurut Alex, untuk modal, tidak diperlukan modal banyak pada awal memulai bisnis bengkel ini. Modal barang itu relatif yang diperlukan adalah beberapa suku cadang asli saja.

"Saya dulu modalnya hanya etalase dan sedikit barang," tegas Alex disela melayani pembeli yang terus-menerus silih berganti datang.

Barang-barang di toko Alex Motor Sport ini berasal dari sales dealer resmi. Para sales tersebut datang ke toko untuk menawarkan barang. Jika ada barang asli yang sangat mahal, Alex baru menggunakan barang tidak resmi kualitas satu. Hal ini disesuaikan dengan kocek para pelanggan.

"Di sini hanya menjual barang resmi. Saya hanya ambil yang orisinil kecuali barang yang mahal baru kita pakai barang kualitas satu," ujar Alex.

Selain modal, diperlukan ruang usaha yang luasnya minimal 8 x 9 m. Pemilihan lokasi sangat menentukan besar kecilnya omzet dan keuntungan. Kalau tidak salah memilih lokasi dan target penjualan tercapai, seluruh investasi akan balik modal dalam waktu 3,5 hingga 4 tahun.

Alex menambahkan modal terbesar adalah untuk penyediaan tempat. Tempat merupakan faktor utama yang memengaruhi laku atau tidaknya bengkel tersebut.

"Kalau tempat memang modalnya mahal. Saya sudah mengincar rumah di sini sebelum membuat bengkel. Ini faktor luck , keberuntungan saja," kata Alex yakin.

Sebelumnya, Alex merintis usaha bengkel di sekitar Cawang dan Bekasi. Kesuksesan bisnis bengkelnya di sana dibawa kembali ke bengkelnya di kawasan Kelapa Gading ini. Menurut Alex, kesuksesan itu karena adanya kepercayaan dari para pelanggan.

Kini Alex sudah mempunyai dua bengkel di sekitar daerah Jl.Giring-Giring ini dengan meperkerjakan 15 orang mekanik dan 6 orang penjaga toko.

"Kalau main jasa, kuncinya dipercaya orang," papar Alex.

Toko Alex Motor Sport yang sempat meraih penghargaan untuk parts dealer sebagai Dealer Terbaik 2008 ini, rupanya memang mendapat kepercayaan dari pelanggannya. Dani, seorang pelanggan toko ini sejak 2002, rela turut mengantre memperbaiki motornya di toko ini.

"Di sini harganya lumayan murah, selain itu saya juga sudah kenal lama dengan Alex, sejak 2002-2003," papar Dani.
(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads