"Hal ini demi keselamatan warga dan petugas di lapangan," ujar Fahmi Mochtar dalam pesan singkatnya yang diterima detikFinance , Minggu (4/10/2009).
Untuk diketahui, Kota Pariaman disuplai oleh lima penyulang (saluran pemasok) dengan 288 buah gardu distribusi. Semua gardu distribusi tersebut telah menyala.
Fahmi menjelaskan, untuk mendukung kelancaran proses penanganan dan evakuasi korban setelah gempa, PLN memprioritaskan penyaluran listrik ke obyek vital seperti rumah sakit, SPBU, layanan publik dan lampu penerangan jalan.
Ia menambahkan, PLN akan terus berupaya semaksimal dan secepat mungkin memulihkan sistem kelistrikan setelah gempa.
"Namun upaya tersebut perlu dilakukan dengan ekstra hati-hati untuk menghindarkan timbulnya korban jiwa karena listrik," ungkapnya.
(epi/dro)










































