Namun Hanung masih belum bisa memastikan kapan tanggal kenaikan elpijinya. Rencananya elpiji ukuran 12 kg ini akan dinaikan Rp 100 per kg setiap bulannya.
Hal senada disampaikan Vice Presiden Communication PT Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra. Menurut dia, penyesuaian harga elpiji ukuran 12 kg masih dalam proses di direksi.
"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi," ungkap Basuki saat dihubungi detikFinance .
Saat dikonfirmasi, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), Ahmad Faisal menyatakan pihaknya memang masih belum menentukan kapan tanggal kenaikannya.
"Tanggalnya belum," ucapnya dalam pesan singkatnya kepada kepada detikFinance .
Untuk diketahui, harga keekonomian elpiji 12 kg tercatat sekitar Rp 7.700 per kg, sedangkan harga jual Pertamina ke konsumen Rp 5.750 per kg, sehingga BUMN tersebut mesti menanggung kerugian hampir Rp 2.000 per kg.
Pertamina mengusulkan kenaikan harga elpiji ukuran tabung 12 kg secara bertahap sebesar Rp100 per kg per bulan atau Rp1.200 per tabung per bulan.
Pertamina memperkirakan akan mengalami kerugian sekitar Rp 3 triliun dari penjualan elpiji kemasan 12 kg pada tahun 2009
(epi/dnl)










































