"Mungkin akan kembali normal Januari," kata General Manager PT PLN (Persero) wilayah Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Purnomo Willy saat berbincang dengan detikFinance , Senin (5/10/2009).
Menurut Purnomo, saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan trafo kapasitas 500 MVa yang diangkut dari Surabaya, Jawa Timur. Kemungkinan trafo tersebut akan tiba di Jakarta pada akhir Oktober mendatang. "Karena diangkutnya kan dengan kecepatan 5 km per jam jadi sampainya lama," ungkapnya.
Selain menunggu datangnya trafo tersebut, lanjut Purnomo, pihaknya juga tengah menunggu kedatangan sebagian peralatan Gas Isolated Line (GIL) yang diimpornya dari Mitsubishi, Jepang dan sebuah perusahaan di Perancis.
"Ada sebagian yang dikerjakan di dalam negeri dan ada sebagian peralatan yang harus diimpor dari Jepang dan Perancis. " paparnya.
Ia memperkirakan peralatan tersebut akan masuk pada pertengahan November ini. "Jadi perbaikannya akan selesai Januari tahun depan," katanya.
Sambil menunggu proses perbaikan ini selesai, Purnomo menyatakan, PLN telah mengalihkan pasokan PLTGU Tanjung Priok, sistem Bekasi dan Depok. "Kami juga masih terus mencari pasokan dari sistem lainnya," katanya.
Ia menambahkan, tingkat pemadaman di wilayah yang padam akibat terbakarnya Gardu Induk Cawang mulai berkurang. "Sekarang pemadamannya tiga hari sekali diantaranya di wilayah Cipinang, Manggarai, sebagian Mampang dan Kuningan dan sebagainya," paparnya.
Namun kondisi ini berbeda di wilayah yang mendapatkan pasokan dari Gardu Induk Kembangan yang terbakar pada Minggu (27/9/2009) lalu, Purnomo menyatakan saat ini beban di wilayah tersebut terus meningkat sehingga pemadaman yang tadinya 3-4 hari sekali kini menjadi 2 hari sekali.
Namun ia memastikan trafo untuk Gardu Induk Kembangan sudah ada dan tinggal dipasang. Namun ia juga masih harus menunggu sebagian peralatan GIL yang akan diimpor dari Jepang dan Perancis.
"Itu semua sudah dipesan. Kira-kira datangnya bersamaan peralatan yang akan diimpor untuk Gardu Induk Cawang dari Perancis dan Jepang," ungkapnya. (epi/dnl)











































