Ratusan miliar harus dikeluarkan Sofyan karena gempa telah meluluhlantakkan hotel dan bangunan pusat perbelanjaan yang telah diasuransikan ke perusahaan asuransi miliknya yakni Wahana Tata Insurance.
"Kita yang paling terkena bidang asuransi, Hotel Ambacang masuk dalam Wahana Tata, Andalas mal," katanya saat ditemui di kantor Depdag, Senin (5/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlahnya ratusan miliar, tapi biasa dalam bisnis itu bisa untung bisa rugi," katanya.
Meski sudah dipastikan bakal mengalami kerugian yang banyak, ia bersikukuh untuk tetap mengisi liburan pada akhir tahun ini demi menjaga kesegaran pikirannya dan menenangkan pikiran. Maklum saja, pada tahun lalu ia sempat mengatakan tidak melakukan liburan akhir tahun karena dalam kondisi krisis.
"Saya butuh liburan, tapi yang bekerja itu eksekutif. Kalau saya, kalau tidak liburan bisa pecah kepala saya," ucapnya tertawa.
Mengenai rehabilitasi gempa, ia mengharapkan kepada pemerintah untuk bertindak cepat dan tepat termasuk dalam mempermudah proses perizinan pembangunan kembali bangunan-bangunan yang rusak karena gempa.
"Jangan ada izin-izin baru, agar semua dipermudah. Jangan teralu lama, kasihan banyak masyarakat yang menganggur," katanya.
(hen/qom)











































