"Yang jelas di awal-awal ini, semua institusi, fokus membantu korban gempa dahulu," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Subagyo saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (5/10/2009).
Ia mengatakan pengawasan barang beredar sangat penting, bahkan dalam kondisi darurat saat ini, hampir sempat tidak terpikirkan mengenai pengawasan barang beredar ini.
Maklum saja, dengan semrawutnya kondisi pasca gempa, potensi adanya peredaran barang-barang ilegal, tidak berstandar, termasuk barang selundupan sangat mungkin terjadi di saat ini.
"Pekerjaan dengan portofolionya masing-masing akan menjadi prioritas berikutnya," katanya.
Saat ini barang-barang bantuan berupa kebutuhan pokok, makanan dan minuman deras mengalir masuk ke wilayah bencana di beberapa lokasi di Sumatera Barat dan sekitarya. Bahkan potensi beredarnya barang-barang kadaluarsa atau rusak sangat mungkin terjadi beredar di pasar umum.
(hen/dnl)











































